Tapi pagi hari ini berbeda dengan pagi hari yang dimaksud kebanyakan orang. Pagi hari ini sangat ku tunggu. Pagi hari yang selalu cerah dan indah walau keadaan langit sedang kelam. Pagi hari yang bisa membuatku terus melebarkan bibirku dan mendebarkan dadaku. Pagi hari yang dapat membuat hariku lebih indah dari hari-hari lainnya. Yang akan tetap menjadi pagi hari walau jam sudah menunjukkan pukul 22.00. Yang telah terlahir dari rahim seorang wanita yang ia anggap wanita tercantik dan paling sempurna.
Wahai pagi hariku, masa-masa aku melihat pagi hari yang tetap menjadi pagi hari walau di siang hari itu akan segera berlalu. Aku akan pergi meninggalkan tempat dimana aku dapat melihat pagihari yang berbeda dari pagi-pagi lainnya. Bila dihitung, sudah hampir dua tahun aku mengagumimu wahai pagihariku. Aku tak tahu apakah nanti aku akan menemukan pagi hari yang sama seperti dirimu setelah aku pergi dari sini. Mungkin sampai nanti aku pergi dari tempat ini kau tidak akan tahu bahwa aku mengagumimu, karena aku tak akan pernah berani mengatakannya. Mengatakan bahwa aku mengagumimu, aku menyertakanmu dalam setiap doaku.
Bahkan untuk mengatakan “hai” pun aku tak sanggup. Seakan ada kekuatan yang menahanku mengatakan itu dan hanya dapat membuat aku melebarkan bibirku tanda tersenyum dan getaran-getaran pada jantung ku yang membuatku tak mampu berdiri. Kekuatan apa yang kau miliki wahai pagihariku? Kekuatan itu sungguh dahsyat kurasakan. Aku tak mampu melawanya. Ah….tak masalah bagiku bila kau tidak mengetahui siapa namaku, apa makanan kesukaanku, apa kebiasaanku, bagaimana perasaanku kepadamu, dan betapa aku sangat mengagumimu. Bahkan untuk tahu namaku siapa saja kau tak meminatinya. Apalagi hal lebih dalam tentangku? Tentu saja kau tak akan perduli.
Mungkin ini memang sudah jalanku mengagumi tanpa dikagumi balik. Mengagumi sesuatu yang sangat special dimukabumi. Pagi hari yang tidak akan pernah berubah jadi siang walau sudah siang, serta tak akan pernah jadi malam walau sudah malam. Pagi hariku, terimakasih telah hadir membuat hidupku lebih berwarna tanpa harus kau berada didekatku. Tanpa harus aku berbicara padamu. Tanpa harus kau merasa malu memiliki kenalan sepertiku. Gadis yang lebih tua 2 tahun darimu yang sangat sangat buruk rupa, tidak memperdulikan penampilannya, tidak memperdulikan fashion, tidak pandai make up, serta tidak cukup pintar ini. Hanya dengan melihat dan menatapmu dari kejauhan saja. kau sudah membuatku sangat sangat bahagia. Sekali lagi terimakasih. Dan selamat tinggal. FajarFR.